Jumat, 24 Oktober 2014

Pakaian kita , ada apa dengan nya ..??

                                                      Bismillahirrahmanirrahiiim


       Tulisan ini saya dedikasikan untuk mereka , untuk saudara/i ku yang masih didalam naungan hidayah ALLAH subhanaWata'ala. Untuk mereka yang masih berpakaian kebarat baratan, untuk mereka yang masih menolak hijab dengan alasan belum dapat hidayah, untuk mereka yang masih enggan bercelana cingkrang dan berbaju gamis karena takut dikira terroris. untuk mereka yang didalam hatinya masih ada rasa malu dalam mensyi'arkan budaya budaya islam yang indah , santun , dan bersahaja.

Kemarin malam, saya dengan sahabat saya Hanafi Hersal, menghadiri Undangan Peringatan Isra' Miraj Nabi Besar Muhammad Salallahu 'alaihiwasalam yang diadakan oleh IQRAM QALBU (Ikatan remaja Muslim qalbu) di daerah Jalan Denai Gang Buntu. kemudian sehabis undangan kami pun menghadiri undangan syukuran ulang tahun sahabat kami Indah Pertiwi Pilliang, Ketika ditengah jalan , Hanafi singgah di SPBU, ketika kami sedang mengantri menunggu giliran kami untuk mengisi bensin , hanafi berceletuk kepada ku.



"Andy , aku masih belum berani memakai baju kayag kau setiap hari" (maksudnya baju koko dan peci)
"loh kenapa ...., apa karena belum siap dan merasa belum dapat hidayah, atau merasa ga sesuai antara pakaian dan perbuatan" jawabku panjang lebar kepadanya

Dan hanafi tidak menjawab pernyataan ku , dia diam dalam kesendirian nya. ketika dia sedang diam maka aku langsung menyambar pikiran nya dengan kata kata super ku ( seperti andrie wongso, mario teguh , Setia Furqan khalid, atau Ipho santosa)

"aan (panggilan hanafi) aku berpakaian seperti ini sama kayag tanda hitam di kening kau"
"hmmmm, maksudnya" Jawab Hanafi.


maka aku jelaskan dengan panjang lebar serta gaya menjelaskan seperti presentasi di sebuah rapat Direksi perusahan Multinational.


"begini aan , ketika kau memiliki tanda hitam di kening kau apa anggapan orang kepada kau ...?" sebelum hanafi menjawab aku sambar lagi.


"pasti orang orang bilang kau rajin shalat dan orang yang shalihkan...?, nah kalau begitu sama dengan pakaina yang aku pakai ini , pakaian ini menandakan indetitas aku sebagai orang shalih. lalu ketika kau sudah dianggap orang shalih apa yang engkau lakukan ...?"


Hanafi pun berdiam diri seraya menggiring sepeda motornya menuju ketempat pengisian bensin. Dan aku menegaskan lagi, "tanda hitam dikening kau dan pakaian yang ku pakai adalah sebuah penjaga diri dari ALLAH buat kita. ketika kau sudah di cap shalih dan rajin sholat pasti engkau akan malu meninggalkan sholat. Nah ketika kau dicap shalih maka kau pastinya akan berhati hati dalam bersikap. karena pasti engkau tidak mau kan nanti ada orang yang berkata


"Jidat sudah hitam, rajin shalat tapi kalau Muncung bertaik apa gunanya", Ya kan aan..?, seperti itu juga pakaian yang aku pakai , kenapa aku memakai pakaian muslim setiap hari karena aku ingin pakaian ini menjadi penjaga diri aku dari maksiat dan sifat sifat tercela. karena pakaian ini simbol agama ku yakni ISLAM, jika aku menggunakan pakaian ini lalu aku bermaksiat maka yg dihina bukan aku melainkan agama aku ISLAM, bayangkan kalau ada yang komentar seperti ini ("pake baju koko, kepala berlobe, jenggot panjang tapi sholat gak mau karajo main dakak di lapau") , bayangkan bila ada yang berkomentar seperti itu pasti yang jelek ISLAM".

Jadi intinya Baik pakaian maupun tanda hitam dikening kau aan, itu adalah penjaga diri kita, pengingat kita akan identitas kita sebagai Muslim

Nah oleh karena itu maka melalui tulisan ini ana akan jelaskan inti dari pembicaraan saya dan hanafi.



Jangan Pernah takut atau malu berpakaian Islami, toh berpakaian islami adalah menghidupkan Sunah nabi, sedangkan orang yang menghidupkan sunnah nabi adalah orang orang yang dicintai Nabi.

dalil nya

Telah menceritakan kepada kami(adam bin abu iyas), telah menceritakan kepada kami(syu'nah), telah menceritakan kepada kami(amru bin murrah), aku mendengar (murrah al hamdani), (abdullah) berkata, Rasulullah bersabda

"sebaik baik pembicaraan adalah kitabullah dan sebaik baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam, dan seburuk burk perbuatan adalah perkara baru". (HR BUKHARI)



Rasulullah Shallallahu 'alaihiwasallam bersabda :" Biarkanlah apa yang ku tinggalkan untuk kalian, hanya orang orang sebelum kalian yang binasa karena mereka gemar bertanya dan menyelisihi nabi mereka. jika kau melarang dari kalian sesuatu maka jauhilah, , dan apa bila aku perintahkan kalian dengan sesuatu maka lakukanlah semampu kalian" (HR BUKHARI)

Dari ‘Amr bin ‘Auf bin Zaid al-Muzani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَحْيَا سُنَّةً مِنْ سُنَّتِى فَعَمِلَ بِهَا النَّاسُ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا لاَ يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا

“Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun“


Suasana di majlis pertemuan itu hening sejenak. Semua yang hadir diam membatu. Mereka seperti sedang memikirkan sesuatu. Lebih-lebih lagi Saidina Abu Bakar. Itulah pertama kali dia mendengar orang yang sangat dikasihi melafazkan pengakuan demikian.

Seulas senyuman yang sedia terukir dibibirnya pun terungkai. Wajahnya yang tenang berubah warna. "Apakah maksudmu berkata demikian wahai Rasulullah? Bukankah kami ini saudara-saudaramu? " Saidina Abu Bakar bertanya melepaskan gumpalan teka-teki yang mula menyerabut fikiran.

"Tidak, wahai Abu Bakar. Kamu semua adalah sahabat-sahabatku tetapi bukan saudara-saudaraku (ikhwan)," suara Rasulullah bernada rendah.

"Kami juga ikhwanmu, wahai Rasulullah," kata seorang sahabat yang lain pula. Rasulullah menggeleng-gelangkan kepalanya perlahan-lahan sambil tersenyum. Kemudian baginda bersuara:

"Saudaraku ialah mereka yang belum pernah melihatku tetapi mereka beriman denganku sebagai Rasul Allah dan mereka sangat mencintaiku. Malahan kecintaan mereka kepadaku melebihi cinta mereka kepada anak-anak dan orang tua mereka."

Pada ketika yang lain pula, Rasulullah menceritakan tentang keimanan ‘ikhwan’ baginda: "Siapakah yang paling ajaib imannya?" tanya Rasulullah.

"Malaikat," jawab sahabat.

"Bagaimana para malaikat tidak beriman kepada Allah, sedangkan mereka sentiasa hampir dengan Allah," jelas Rasulullah. Para sahabat terdiam seketika. Kemudian mereka berkata lagi, " Para nabi."

"Bagaimana para nabi tidak beriman, sedangkan wahyu diturunkan kepada mereka."

"Mungkin kami," celah seorang sahabat.

"Bagaimana kamu tidak beriman, sedangkan aku berada ditengah-tengah kamu," pintas Rasulullah menyangkal hujah sahabatnya itu.

"Kalau begitu, hanya Allah dan Rasul-Nya sahaja yang lebih mengetahui," jawab seorang sahabat lagi, mengakui kelemahan mereka.

"Kalau kamu ingin tahu siapa mereka? Mereka ialah umatku yang hidup selepasku. Mereka membaca Al Quran dan beriman dengan semua isinya. Berbahagialah orang yang dapat berjumpa dan beriman denganku. Dan tujuh kali lebih berbahagia orang yang beriman denganku tetapi tidak pernah berjumpa denganku," jelas Rasulullah.

"Aku sungguh rindu hendak bertemu dengan mereka," ucap Rasulullah lagi setelah seketika membisu. Ada berbaur kesayuan pada ucapannya itu. (HR MUSLIM)






لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (balasan kebaikan pada) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (QS al-Ahzaab:21).


Ketika anda berpakaian Islami itu berarti anda mensyi'arkan agama anda , dan menghidupkan Sunah nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wasallam.Pakaian Islami yang kita pakai adalah indetitas kita sebagai muslim, Kita akan mudah mengenali saudara kita dari cara berpakaian nya. bayangkan jika semua wanita muslimah memakai pakaian minim layaknya wanita non muslim, bisakah kita membedakan mana yang muslimah dan mana yang tidak muslimah ....?Pakaian Islami adalah sebuah hijab pada diri anda dari maksiat. Ketika anda berpakaian islami pasti anda akan merasakan ada beban moral yang ditanggung. maka ketika anda berpakaian islami anda akan selalu ingat dan mawas diri dalam bersikap.Jangan tunggu hidayah datang baru anda berpakaian islami, karena maut tidak mau menunggu hidayah datang untuk mencabut nyawa anda.



Sering kali ketika kita mengajak saudara/i kita berpakaian muslim mereka enggan dengan alasan
Akh....!! belum sesuai sikap aku dengan pakaian aku (maka pakailah pakaian itu sikap anda akan menyesuaikan diri dengan sendirinya).Akh...., belum ada hidayah nih, belum dapet hidayah (hidayah bukan ditunggu bahkan dinanti, hidayah itu dicari dengan memaksa diri untuk menerima kebenaran dan menjalankan nya)Yang pentingkan sholatnya nggak tinggal (Apakah sudah sempurna shalat kita sehingga amalan shalat dijadikan patokan bahwasanya diri kita sudah baik ...? ingat membuka aurat untuk 1 orang laki laki tidak halal dosanya sudah sangat besar , apa lagi di lihat ribuan mata lelaki, berapa besarkah dosanya, apakah cukup di imbangi dengan pahala sholat kita ...? yakin udah bener bener khusyuk shalatnya ..?)


Saudara ku, saudari ku ....
Pakaian yang kita pakai mencerminkan siapa kita
bersih pakaian kita maka Insya ALLAH bersih juga pribadi kita
baik pakaian kita maka Insya ALLAH baik juga Akhlak kita.


Berpakaian muslim bukan berarti kampungan...
buanglah stigma seperti itu. buang jauh jauh
ketika China dengan bangga memborbadir bangsa kita dengan
budayanya yakni kung fu dan banrongsai, kita merasa bangga menjadi bagian didalamnya.


Lalu mengapa ...??
ketika rasulullah memerintahkan untuk mengikuti seluruh gerak geriknya
baik cara berbicaranya, cara berjalan, akhlaknya, cara berpakaian nya, kita malah Enggan
Bahkan ada yang malu karena takut di bilang jadul seperti ayah ayah , seperti gadis ndeso
kalau kita malu , lalu dimanakah letak kebanggan kita sebagai seorang Muslim
dimana rasa cinta kita kepada Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam..?????



Mari syi'arkan budaya Islamiyah
yang santun, indah , bersih , rapi nan bersahaja.
banggalah sebagai Muslim, banggalah dengan Sunah Nabi mu.
Banggalah Saudara / i ku.




ALLAHUMMA SHALLI 'ALA MUHAMMAD , WA'ALA ALI MUHAMMAD
KAMAA SHOLAITA 'ALA IBROHIIM , WA'ALA ALI IBROHIIM
WABARIIK 'ALA MUHAMMAD, WA'ALA ALI MUHAMMAD
KAMAA BAROKTA 'ALA IBROHIIM , WA'ALA ALI IBROHIIM
INNAKA HAMIDUM MADJID.

Paradigma dan Dogma yang SALAH !!!

Banyak dari kita semua yang terjebak pada dogma yang salah dan itu merupakan kekeliruan yang besar , dengan mudah nya mengkambing hitam kan  segala urusan dan dosa yang dibuat dengan sebuah kata kata "sesungguhnya iman manusia mengalami pasang surut , kadang iman itu naik dan kadang iman itu turun", ini lah sebuah pemikiran dan hujjah bagi kaum kaum munafik dalam hidup mereka , sehingga mereka mengatakan inilah alasan dan pembenaran sehingga masyarakat sosial memberi pemakluman atas kesalahan dan dosa yang ia lakukan. Hari ini seorang sahabat yang dulu saya kagumi , saya jadikan contoh , mengakui dengan gamblang dan berbicara dengan enteng tentang dosa yang telah ia lakukan , sebut saja nama nya Mr X , Mr X bercerita kepada saya dia curhat dan berkata , bahwa dia telah melakukan Zina dengan pacarnya , dan dia berkata  karena sering melakukan zina itu dia jadi sering menginggalkan sholat , alasan nya  dia merasa ga suci karena kalau dia sholat tapi masih berzina itu sama aja dengan memperolok ALLAH . 


   Lalu kawan saya tersebut , berkata "maklum lah nama nya aku manusia biasa , iman manusia itu mengalami pasang surut dan hari ini Iman aku sedang  turun". Waw !! hanya itu yang bisa aku ucapkan , seorang sahabat yang dulu sering mengingatkan saya untuk selalu sholat dan selalu taat beragama bisa bisanya berbicara seperti itu ,dengan enteng bisa berbicara seperti itu tidak kah dia MALU kepada ALLAH , dan tidak kah Dia MALU kepada ku dengan ringan nya membuka Aib nya sendiri didepan ALLAH dan di hadapan aku. Hal ini yang membuat aku gerah , dan sangat resah kalau saja setiap manusia dengan gampang nya berkata seperti sahabat saya tersebut , maka semua muslim di dunia ini akan selalu mudah berbuat maksiat dan apabila di pertanyakan tentang perbuatan nya tersebut pasti dengan enteng dia bilang "sesungguh nya iman manusia mengalami pasang surut".

    Maka dari itu saya menulis disini , berusaha meluruskan dan mendobrak dogma dan pemikirian seperti itu yang hinggap di kepala saya , anda dan kita semua yang hidup sebagai pribadi muslim agar kalimat itu tidak menjadi hujjah dan landasan serta pembenaran bagi kita untuk melakukan kesalahan dan dosa. NAUDZUBILLAH MINDZALIK !!


ini Hujjah saya ....!!



Hadits riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam. bersabda:



Semua umatku akan ditutupi segala kesalahannya kecuali orang-orang yang
berbuat maksiat dengan terang-terangan. Masuk dalam kategori berbuat
maksiat terang-terangan adalah bila seorang berbuat dosa di malam hari
kemudian Allah telah menutupi dosanya, lalu dia berkata (kepada
temannya): Hai Fulan! Tadi malam aku telah berbuat ini dan itu. Allah
telah menutupi dosanya ketika di malam hari sehingga ia bermalam dalam
keadaan ditutupi dosanya, kemudian di pagi hari ia sendiri menyingkap
tirai penutup Allah dari dirinya. (HR. Muslim)

   maka tidaklah patut kita menyebarkan dan bercerita tentang dosa dosa yang kita lakukan , apa lagi berbangga atas hal tersebut .


“Tanda-tanda datangnya kiamat diantaranya: Ilmu agama mulai hilang, dan kebodohan terhadap agama merajalela, banyak orang minum khamr, dan banyak orang yang berzina terang-terangan” (HR. Bukhari no.80).

zina adalah salah satu dosa yang besar , apabila dilakukan oleh pasangan yang belum menikah maka hukuman nya adalah dicambuk dan di asingkan sedangkan apa bila yang melakukan seorangyang sudah menikah maka hukuman nya adalah Rajam .

ان رجلا من أسلم ، جاء النبي صلى الله عليه وسلم فاعترف بالزنا ، فأعرض عنه النبي صلى الله عليه وسلم حتى شهد على نفسه أربع مرات ، قال له النبي صلى الله عليه وسلم : ( أبك جنون) . قال : لا ، قال : ( آحصنت ) . قال : نعم ، فأمر به فرجم بالمصلى ، فلما أذلقته الحجارة فر ، فأدرك فرجم حتى مات . فقال له النبي صلى الله عليه وسلم خيرا ، وصلى عليه


Ada seorang lelaki, yang sudah masuk Islam, datang kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengakui dirinya berbuat zina. Nabi berpaling darinya hingga lelaki tersebut mengaku sampai 4 kali. Kemudian beliau bertanya: ‘Apakah engkau gila?’. Ia menjawab: ‘Tidak’. Kemudian beliau bertanya lagi: ‘Apakah engkau pernah menikah?’. Ia menjawab: ‘Ya’. Kemudian beliau memerintah agar lelaki tersebut dirajam di lapangan. Ketika batu dilemparkan kepadanya, ia pun lari. Ia dikejar dan terus dirajam hingga mati. Kemudian Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengatakan hal yang baik tentangnya. Kemudian menshalatinya” (HR. Bukhari no. 6820)

تغريب الزاني سنة
Mengasingkan pezina itu sunnah” (HR. Ibnu Hazm dalam Al Muhalla, 8/349)

”Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, Maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.”  (QS. An Nuur [24]: 2)


Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Rabb mereka dan Surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. (QS. ALI IMRAN :135-136)

    Banyak di antara kita yang salah presepsi bahwa neraka itu hanya untuk orang-orang kafir dan munafik. Ada pula yang lebih keliru lagi sambil berspekulasi : Hidup ini hanya sekali. Akhirat adalah urusan nanti. Akibatnya, kita merasa tenang-tengang saja setelah kita menjadi Muslim dan Mukmin secara formal. Lebih celaka lagi, berbagai dosa dan maksiatpun dilakukan tanpa malu pada Allah Ta’ala, Tuhan Pencipta. Perlu kita ketahui bahwa formalitas keislaman dan keimanan kita sama sekali tidak akan menolong kita di akhirat nanti jika kita tidak melaksanakan kosekuensi-konsekuensi keislaman dan keimanan itu secara baik dan utuh.
Sesungguhnya Neraka itu bukan hanya tempat hukuman yang amat pedih bagi orang-orang kafir, musyrik dan munafik. Neraka juga diperuntukkan bagi orang-orang Mu’min yang tidak mentaati (durhaka) dan lalai terhadap sistem dan aturan kehidupan yang Allah tetapkan untuk manusia selama mereka hidup di dunia. Akan tetapi, neraka juga menjadi tempat hukuman bagi orang-orang yang beriman yang tidak menjalankan nilai-nilai keimanan secara utuh dan menyeluruh saat mereka hidup di dunia. Mereka ini disebut orang-rang yang durhaka pada Allah dan Rasul-Nya dan lalai dari mengingat Allah dan ancaman akhirat.


MAKA DARI ITU SAYA KATAKAN TIDAK SEKALI-KALI TIDAK ,  BENAR ADA NYA BAHWA IMAN MANUSIA ITU MENGALAMI PASANG SURUT TAPI KATA KATA ITU LEMAH DAN TIDAK BISA DI JADI KAN HUJJAH DAN PEMBELAAN SERTA PEMBENARAN ATAS DOSA DOSA YANG KITA LAKUKAN MAKA DARI ITU SELAYAK NYA KITA , TERMASUK SAYA DAN JUGA KITA SEMUA , UNTUK SENANTIASA BERTOBAT DAN MENINGGALKAN APA APA YANG TELAH DILARANG OLEH ALLAH DAN RASUL NYA. 

KARENA DOSA ADALAH DOSA DAN SETIAP DOSA PASTI DI HISAB MAKA ITU PENEBUS DOSA ADALAH TAUBAT , BUKAN BERBANGGA DAN MEMBICARAKAN AIB DI DEPAN UMUM , JANGAN LAH SAYA, ANDA DAN KITA SEMUA MENJADI ORANG YANG BERBANGGA DENGAN DOSA SERTA DENGAN MUDAH NYA MELAKUKAN DOSA TANPA ADA PENYESALAN , KALaU ITU TERJADI MAKA ADA TIGA YANG HILANG DARI DALAM HATI SAYA , ANDA DAN KITA SEMUA YAITU :

  • MALU (KEPADA ALLAH DAN MANUSIA)
  • RASA TAKUT (RASA TAKUT AKAN KEBERADAAN ALLAH)
  • CINTA (ORANG YANG MENCINTAI ALLAH DAN RASUL NYA SELALU MENGAMALKAN DAN MENINGGALKAN APA YANG DIILARANG ALLAH DAN RASUL NYA).
sedangkan malu , rasa takut , dan cinta adalah kerangka dari kotak kotak keimanan

"Sesungguhnya Allah Ta'ala telah memberikan wahyu kepadaku supaya engkau semua itu bersikap merendahkan diri, sehingga tidak seorangpun
yang melanggar aturan terhadap diri orang lain, dan tidak pula seseorang itu membanggakan dirinya kepada orang lain." (Riwayat Muslim)



Mbak Eka Guru Ngaji Ku




    Mbak Eka, ada apa dengan mbak Eka ?? , siapakah diri nya ? aku akan cerita kepada kalian , Mbak eka semua orang memanggil nya begitu , aku sendiri tidak tahu pasti nama asli nya, aku pun memanggil nya dengan kata mbak eka. Dia adalah seorang wanita muslimah yang baik, bijak, ramah dan selalu murah senyum. Dia adalah salah satu dari sekian banyak guru ngaji aku sewaktu kecil dijakarta, dipengajian tempat aku belajar IQRA hingga AL QUR'AN ada banyak guru mulai dari Mbak Nina, Mas agung, kak Eka (anak Pak RT), Mas Imam, kak Hambali, Kak Yuri yang ngajarin NASYID ,serta Mbak Eka, diantara mereka semua Mbak eka yang paling aku sukai dan berkesan , dia guru yang tidak  pernah mencubit seperti Mas agung, gak suka merepet kyak mbak nina , dan dia selalu beristghfar menahan sabar atas bandel nya murid murid yang ga bisa di atur termasuk AKU (hehehehe).  


    Mbak Eka , dia adalah salah satu muslimah terbaik yang pernah saya temui dalam hidup saya, dan yang saya idolai setelah fatimah AZ ZAHRA putri RASULULLAH SAW, Dia adalah wanita yang ta pernah berhenti mengaggung kan nama ALLAH , lidah nya selalu basah dengan tasbih serta mulut nya selalu berkata kata yang baik , Kenapa aku berkata begitu ?, karena aku memang mengenal baik mbak Eka, karena selain dia guru ngaji aku, mbak Eka adalah kakak dari sahabat aku sendiri yaitu Tono , aku sering bermain main kerumah nya , dan mengetahui seluk beluk keseharian nya , jujur aku sangat kagum dengan Mbak Eka , dia adalah wanita pertama yang saya kenal ISTIQAMAH dengan JILBAB nya.  Mbak Eka , bukan seperti wanita kebanyakan yang ku lihat , karena kebanyakan wanita yang kulihat mereka berjilbab namun jilbab nya hanya menutupi kepala tidak dengan tubuh nya , banyak wanita yang berjilbab tapi masih memakai baju yang ketat (walaupun lengan panjang) dan mememakai jeans atau LEGGING serta masih menampak kan aurat nya, menurut saya yang seperti ini sama aja dengan telanjang karena bentuk tubuh nya terpapar jelas (mendingan buka aja tuh jilbab bikin malu agama ISLAM aja) tapi TIDAK untuk Mbak Eka, dia berjilbab menutupi seluruh tubuh nya , dengan baju gamis yang longgar sehinga aurat nya tidak terpampang jelas , mbak Eka dia orang yang selalu menunduk kan pandangan mata nya, memelihara rasa malu .


    Pernah pada suatu hari , pada hari minggu (jadwal teratur) aku selalu datang pagi pagi buta kerumah mbak eka dengan alasan mau main sama Tono adik nya , padahal sebenernya aku cuma mau numpang nonton TV(nonton DRAGON BALL, Kartun FAVorit), ketika sedang asyik nonton Tv , mbak Eka yang habis mandi lewat , dia mengenakan baju gamis nya tapi belum memakai jilbab ,ketika dia mengetahui ada aku di rumahnya inilah yang di ucap kan nya : " astaghfirullah al adzim... ada andi .. ", aku tak tahu kenapa dia beristghfar, tapi mengetahui aku ada dirumah nya dia langsung menutupi rambut nya dengan handuk , dia tidak membiarkan rambut nya terlihat oleh aku. aku mengetahui itu pun jadi bingung kenapa ya dengan mbak eka ??? , namun kini aku tahu kenapa .itu lah sedikit gambaran tentang mbak Eka , guru ngaji yag tak pernah marah , selalu bersabar , suka senyum dan yang penting ISTIQAMAH dengan AGama nya.




Kini setelah hampir 7 tahun sudah , akumeninggal kan kota jakarta , aku sama sekali tidak mengetahui keberadaan nya ,bagaimana kabar nya , namun saya berharap dia selalu di lindungi dan selalu dalam Limpahan HIdayah ALLAH Swt , satu hal ... .kata kata terakhir mbak eka saat bertemu dengan aku terakhir kali nya beberapa hari menjelang kepindahan aku ke medan , " Manusia yang didalam hati nya ada kasih sayang dan cinta , maka rahmat ALLAH akan selalu tercurah kepada orang itu"  mbak Eka , jujur sampai sekarang aku selalu berdoa semoga ALLAH memberi aku jodoh seperti diri mu , Se iSTIQAMAH dirimu , kau adalh Wanita terbaik yang di berikan ALLAH untuk aku , Mbak Eka terima kasih atas semua nya.




Doa Untuk MBAK EKA : YA RABB JADIKAN LAH BELIAU SECANTIK MARIA AL QIBTIAH , SEKAYA SITI KHADIJAH , SESHOLEH AISYAH ra, SE IKhlas FATIMAH AZ ZAHRA. YA ALLAH JADIKAN LAH JILBAB NYA PELINDUNG DIA DARI SIKSA KUBUR , JILBAB NYA MENJADI PELINDUNG KULIT NYA DARI API NERAKA , DAN JADIKAN DIA IBU YANG BAIK UNTUK ANAK ANAK NYA SERTA ISTRI YANG TAAT PADA SUAMI YANG ADIL DAN BERAKHLAK . BERIKAN DIA REZEKI YANG HALAL DARI 7 LANGIT DAN 7 BUMI MU YA RABB ...YA RABB KABUL KAN LAH ..... 





mbak Eka ... engkau adalah salah satu anugrah
yang di berikan Tuhan kepada ku kau Adalah
orang yang mengajari aku Alif Ba TA  
senyum mu, sungguh menyenangkan sekali  
ketika aku melihat nya , terima kasih ...

cara mu berbicara penuh kasih sayang 
kini walau pun aku sudah jauh dari mu  
aku tak akan melupakan mu ,
aku selalu ingat kepadamu , ingat semua pesan mu
kau yang selalu mengajar kan aku tentang perjuangan Rasulullah
dan Sahabat, kau wanita yang membawa cahaya kepada ku
yang  mengajarkan aku rasa cinta pada sesama
kesabaran , serta keikhlasan melakukan ibadah
diri mu yang selalu tersenyum ,menjadi contoh
untuk diriku , hingga kini aku pun suka tersenyum 
walau pun aku tau senyum ku garing dan tidak manis
tapi ku ikhlas tersenyum karena engkau dulu berkata  
andi ... Senyum itu ibadah lo ... :)