Lalu kawan saya tersebut , berkata "maklum lah nama nya aku manusia biasa , iman manusia itu mengalami pasang surut dan hari ini Iman aku sedang turun". Waw !! hanya itu yang bisa aku ucapkan , seorang sahabat yang dulu sering mengingatkan saya untuk selalu sholat dan selalu taat beragama bisa bisanya berbicara seperti itu ,dengan enteng bisa berbicara seperti itu tidak kah dia MALU kepada ALLAH , dan tidak kah Dia MALU kepada ku dengan ringan nya membuka Aib nya sendiri didepan ALLAH dan di hadapan aku. Hal ini yang membuat aku gerah , dan sangat resah kalau saja setiap manusia dengan gampang nya berkata seperti sahabat saya tersebut , maka semua muslim di dunia ini akan selalu mudah berbuat maksiat dan apabila di pertanyakan tentang perbuatan nya tersebut pasti dengan enteng dia bilang "sesungguh nya iman manusia mengalami pasang surut".
Maka dari itu saya menulis disini , berusaha meluruskan dan mendobrak dogma dan pemikirian seperti itu yang hinggap di kepala saya , anda dan kita semua yang hidup sebagai pribadi muslim agar kalimat itu tidak menjadi hujjah dan landasan serta pembenaran bagi kita untuk melakukan kesalahan dan dosa. NAUDZUBILLAH MINDZALIK !!
ini Hujjah saya ....!!
Hadits riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam. bersabda:
Semua umatku akan ditutupi segala kesalahannya kecuali orang-orang yang
berbuat maksiat dengan terang-terangan. Masuk dalam kategori berbuat
maksiat terang-terangan adalah bila seorang berbuat dosa di malam hari
kemudian Allah telah menutupi dosanya, lalu dia berkata (kepada
temannya): Hai Fulan! Tadi malam aku telah berbuat ini dan itu. Allah
telah menutupi dosanya ketika di malam hari sehingga ia bermalam dalam
keadaan ditutupi dosanya, kemudian di pagi hari ia sendiri menyingkap
tirai penutup Allah dari dirinya. (HR. Muslim)
maka tidaklah patut kita menyebarkan dan bercerita tentang dosa dosa yang kita lakukan , apa lagi berbangga atas hal tersebut .
“Tanda-tanda datangnya kiamat diantaranya: Ilmu agama mulai hilang, dan kebodohan terhadap agama merajalela, banyak orang minum khamr, dan banyak orang yang berzina terang-terangan” (HR. Bukhari no.80).
zina adalah salah satu dosa yang besar , apabila dilakukan oleh pasangan yang belum menikah maka hukuman nya adalah dicambuk dan di asingkan sedangkan apa bila yang melakukan seorangyang sudah menikah maka hukuman nya adalah Rajam .
ان رجلا من
أسلم ، جاء النبي صلى الله عليه وسلم فاعترف بالزنا ، فأعرض عنه النبي
صلى الله عليه وسلم حتى شهد على نفسه أربع مرات ، قال له النبي صلى الله
عليه وسلم : ( أبك جنون) . قال : لا ، قال : ( آحصنت ) . قال : نعم ،
فأمر به فرجم بالمصلى ، فلما أذلقته الحجارة فر ، فأدرك فرجم حتى مات .
فقال له النبي صلى الله عليه وسلم خيرا ، وصلى عليه
“Ada seorang lelaki, yang sudah masuk Islam, datang kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengakui dirinya berbuat zina. Nabi berpaling darinya hingga lelaki tersebut mengaku sampai 4 kali. Kemudian beliau bertanya: ‘Apakah engkau gila?’. Ia menjawab: ‘Tidak’. Kemudian beliau bertanya lagi: ‘Apakah engkau pernah menikah?’. Ia menjawab: ‘Ya’. Kemudian beliau memerintah agar lelaki tersebut dirajam di lapangan. Ketika batu dilemparkan kepadanya, ia pun lari. Ia dikejar dan terus dirajam hingga mati. Kemudian Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengatakan hal yang baik tentangnya. Kemudian menshalatinya” (HR. Bukhari no. 6820)
تغريب الزاني سنة
“Mengasingkan pezina itu sunnah” (HR. Ibnu Hazm dalam Al Muhalla, 8/349)”Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, Maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.” (QS. An Nuur [24]: 2)
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Rabb mereka dan Surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. (QS. ALI IMRAN :135-136)
Banyak di antara kita yang salah presepsi bahwa neraka itu hanya untuk orang-orang kafir dan munafik. Ada pula yang lebih keliru lagi sambil berspekulasi : Hidup ini hanya sekali. Akhirat adalah urusan nanti. Akibatnya, kita merasa tenang-tengang saja setelah kita menjadi Muslim dan Mukmin secara formal. Lebih celaka lagi, berbagai dosa dan maksiatpun dilakukan tanpa malu pada Allah Ta’ala, Tuhan Pencipta. Perlu kita ketahui bahwa formalitas keislaman dan keimanan kita sama sekali tidak akan menolong kita di akhirat nanti jika kita tidak melaksanakan kosekuensi-konsekuensi keislaman dan keimanan itu secara baik dan utuh.
Sesungguhnya Neraka itu bukan hanya tempat hukuman yang amat pedih bagi orang-orang kafir, musyrik dan munafik. Neraka juga diperuntukkan bagi orang-orang Mu’min yang tidak mentaati (durhaka) dan lalai terhadap sistem dan aturan kehidupan yang Allah tetapkan untuk manusia selama mereka hidup di dunia. Akan tetapi, neraka juga menjadi tempat hukuman bagi orang-orang yang beriman yang tidak menjalankan nilai-nilai keimanan secara utuh dan menyeluruh saat mereka hidup di dunia. Mereka ini disebut orang-rang yang durhaka pada Allah dan Rasul-Nya dan lalai dari mengingat Allah dan ancaman akhirat.
MAKA DARI ITU SAYA KATAKAN TIDAK SEKALI-KALI TIDAK , BENAR ADA NYA BAHWA IMAN MANUSIA ITU MENGALAMI PASANG SURUT TAPI KATA KATA ITU LEMAH DAN TIDAK BISA DI JADI KAN HUJJAH DAN PEMBELAAN SERTA PEMBENARAN ATAS DOSA DOSA YANG KITA LAKUKAN MAKA DARI ITU SELAYAK NYA KITA , TERMASUK SAYA DAN JUGA KITA SEMUA , UNTUK SENANTIASA BERTOBAT DAN MENINGGALKAN APA APA YANG TELAH DILARANG OLEH ALLAH DAN RASUL NYA.
KARENA DOSA ADALAH DOSA DAN SETIAP DOSA PASTI DI HISAB MAKA ITU PENEBUS DOSA ADALAH TAUBAT , BUKAN BERBANGGA DAN MEMBICARAKAN AIB DI DEPAN UMUM , JANGAN LAH SAYA, ANDA DAN KITA SEMUA MENJADI ORANG YANG BERBANGGA DENGAN DOSA SERTA DENGAN MUDAH NYA MELAKUKAN DOSA TANPA ADA PENYESALAN , KALaU ITU TERJADI MAKA ADA TIGA YANG HILANG DARI DALAM HATI SAYA , ANDA DAN KITA SEMUA YAITU :
- MALU (KEPADA ALLAH DAN MANUSIA)
- RASA TAKUT (RASA TAKUT AKAN KEBERADAAN ALLAH)
- CINTA (ORANG YANG MENCINTAI ALLAH DAN RASUL NYA SELALU MENGAMALKAN DAN MENINGGALKAN APA YANG DIILARANG ALLAH DAN RASUL NYA).
"Sesungguhnya Allah Ta'ala telah memberikan wahyu kepadaku supaya engkau semua itu bersikap merendahkan diri, sehingga tidak seorangpun
yang melanggar aturan terhadap diri orang lain, dan tidak pula seseorang itu membanggakan dirinya kepada orang lain." (Riwayat Muslim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar